Akselerasi LTT Aceh Selatan
[Aceh Selatan, 4 Agustus 2025] Tim penanggungjawab Kabupaten Aceh Selatan, melakukan koordinasi untuk menentukan langkah-langkah strategis pelaksanaan akselerasi LTT di Kabupaten Aceh Selatan pada 29 Juli – 1 Agustus 2025. Langkah awal adalah mensinkronkan capaian LTT di lapangan dengan pencatatan yang rutin dikerjakan Koordinator Data (Koordata) di Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Aceh Selatan. Tim PJ Kab. Aceh Selatan juga berkoordinasi dengan Kepala Bidang Penyuluhan, Kordata, para KJF (kelompok jabatan fungsional), dan penyuluh pertanian.
Rapat Koordinasi juga dilakukan bersama PJ Provinsi Bapak Dr. Agus Susanto via ZOOM untuk membahas capaian LTT pada bulan Juli di Kab. Aceh Selatan. Dalam arahannya, PJ Propinsi mengarahkan agar kembali cross check capaian di lapangan dengan pencatatan yang dilakukan oleh Kordata sehingga nantinya data yang dihasilkan lebih valid dan dapat menjadi acuan data nasional. Kadis Pertanian dan Perkebunan Bapak Nyak La, S.P memberikan sambutan terhadap pelaksanaan LTT di Kab. Aceh Selatan. Pak Kadis Pertanian juga menyampaikan bahwa program strategis Kementan juga didukung oleh Bapak Bupati Aceh Selatan dengan pelaksanaan program BASAGA (Bajak Sawah Gratis). Dengan pelaksanaan program ini maka petani menjadi bertambah semangat untuk melakukan penanaman padi kembali setelah panen.
Tim BRMP Aceh juga berkunjung ke lokasi BASAGA (bajak sawah gratis) di beberapa desa. Beberapa kendala yang didapat oleh Tim BRMP Aceh untuk pelaksanaan LTT bulan Juli 2025 yaitu tidak ada hujan mulai bulan Mei hingga Juli ini. Beberapa lokasi yang dapat melakukan penanaman yaitu daerah yang masih tersedia air di sawah. Biasanya air yang tersedia berasal dari air dari pegunungan dan air sungai. Untuk bulan Agustus, berharap akan tersedia air hujan yang cukup sehingga dapat menanam kembali. Menurut Kabidluh, Bapak Sunar Yadi, S.P., saat ini dengan harga gabah yang cukup tinggi berkisar Rp.7500-7.700,-/ menjadikan motivasi petani untuk menanam padi segera setelah panen.