BRMP Aceh Percepat Realisasi Anggaran Lewat Pelaporan Kegiatan Teknis
BANDA ACEH — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Aceh menggelar rapat pelaporan kegiatan teknis dan pendampingan program strategis Kementerian Pertanian di Aula BRMP Aceh, Senin (20/7/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja, memetakan potensi percepatan, serta memantapkan strategi pelaksanaan program di wilayah Aceh.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala BRMP Aceh, Firdaus. Dalam arahannya, Firdaus menegaskan agar seluruh tim kerja mengoptimalkan progres kegiatan dan tidak membiarkan posisi realisasi anggaran BBRMP Aceh tertahan di jajaran terbawah.
"Progres kegiatan harus dilakukan semaksimal mungkin. Apapun kendala di lapangan, realisasi anggaran kita tidak boleh berada di posisi paling bawah. Kita harus mencari strategi dan trik percepatan yang tetap patuh pada aturan hukum, sehingga target realisasi dapat terdongkrak," tegas Firdaus.
Ia mengingatkan evaluasi pada Mei lalu, di mana target realisasi sebesar 48% belum tercapai secara optimal dan menempatkan BBMP Aceh dalam daftar 10 daerah dengan realisasi terendah.
Selain masalah realisasi anggaran, Firdaus menyampaikan beberapa poin krusial yang menjadi arahan Kepala Badan Perakitan Modernisasi Pertanian, diantaranya: Penguasaan Materi Pertanian Modern - Advanced Agricultural System (PM-AAS) dimana seluruh Penanggung Jawab (PJ) di tiap wilayah diwajibkan menguasai substansi Pelaporan dan Pendampingan PM-AAS erta mematuhi rambu-rambu teknis yang berlaku; Monitoring dan Evaluasi melalui rapat koordinasi percepatan, seluruh PJ diminta rutin melaporkan progres fisik, realisasi anggaran, serta menyusun rencana tindak lanjut yang konkret; Laporan Pendampingan Terpadu dari setiap kabupaten/kota harus dihimpun menjadi satu laporan utuh tingkat Provinsi Aceh, lengkap dengan data target menyeluruh dan Surat Keputusan (SK) pendukung.
Menanggapi arahan Kepala BRMP Aceh, Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) BRMP Aceh, Rizki Ardiansyah, turut memaparkan kiat-kiat teknis percepatan penyerapan anggaran. Langkah-langkah strategis tersebut mencakup percepatan penyelesaian administrasi kegiatan, optimalisasi pengajuan pencairan dana, hingga koordinasi ketat antar-penanggung jawab kegiatan agar hambatan birokrasi dapat segera teratasi. Melalui konsolidasi ini, BRMP Aceh berkomitmen untuk terus meningkatkan akuntabilitas, mempercepat realisasi fisik dan keuangan, serta memastikan seluruh program strategis Kementerian Pertanian di Provinsi Aceh sesuai target yang diharapkan.