BRMP Aceh Tinjau Kegiatan Pemulihan Sektor Pertanian Pascabencana di Kota Langsa
Langsa (27 Agustus 2026) – Tim Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Aceh melaksanakan kegiatan koordinasi, sinkronisasi data dan verifikasi lapangan dalam rangka kegiatan Pendampingan Pemulihan Pertanian Pascabencana di Desa Matang Ceungai, Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pendampingan pemulihan sektor pertanian pascabencana, khususnya dalam memastikan kondisi lahan, tanaman, serta sarana dan prasarana pertanian di lapangan sesuai dengan data dan kondisi aktual. Tim BRMP Aceh melakukan koordinasi dengan Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DPPKP), BPP dan penyuluh pertanian setempat, dilanjutkan dengan kunjungan dan verifikasi langsung ke lokasi terdampak.
Berdasarkan hasil koordinasi dan identifikasi awal, luas lahan pertanian yang terdampak di Desa Matang Ceungai mencapai 166 hektare, dengan komoditas utama padi sawah. Di lokasi tersebut sedang berjalan program Oplah Bencana Hidrometeorologi Tahun 2026, yang menjadi salah satu bentuk dukungan dalam pemulihan lahan pertanian pascabencana.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Tim BRMP Aceh turut melakukan pemantauan terhadap dukungan sarana dan prasarana pertanian yang telah tersedia, seperti sumur bor, pembersihan sedimen, serta perbaikan pematang sawah. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa sarana dan prasarana tersebut dalam kondisi baik.
Verifikasi lapangan juga dilakukan terhadap kondisi tanaman dan tingkat kerusakan lahan. Dari hasil pengamatan, kondisi kerusakan dikategorikan ringan, tanaman padi telah memasuki tahap penanaman, dan saluran irigasi telah dilakukan pembersihan.
Melalui kegiatan ini, Tim BRMP Aceh berperan dalam melakukan pendampingan, koordinasi, sinkronisasi data, serta verifikasi kondisi pertanian secara langsung di lapangan.
Hasil kegiatan diharapkan dapat menjadi bahan dalam mendukung penanganan dan pemulihan lahan pertanian terdampak bencana serta memastikan program pemulihan pertanian dilaksanakan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.