Pendampingan Pemanfaatan Alsintan di Kota Lhokseumawe
[Lhokseumawe, 11 Agustus 2025] Penanggungjawab swasembada pangan Kota Lhokseumawe, Masykura, S.ST melaksanakan kegiatan bimbingan teknis mendukung swasembada pangan di kota Lhokseumawe dengan Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Pangan (DKPPP) pada kegiatan pendampingan Program Strategis Kementerian Pertanian.
Bimbingan teknis peningkatan produksi padi melalui penggunaan Alat mesin pertanian berupa traktor roda 4 bertujuan untuk meningkatkan keterampilan petani dalam penggunaan alat dan mesin pertanian guna meningkatkan produktivitas padi. Bimbingan teknis ini fokus pada perawatan dan pengelolaan alat mesin pertanian, serta optimalisasi lahan pertanian dengan memanfaatkan teknologi yang ada sehingga diharapkan dapat mencapai hasil pertanian yang lebih baik di Kota Lhokseumawe pada Kamis, 07 Agustus 2025.
Upaya percepatan tanam dilakukan dengan mendampingi pengolahan lahan dengan Traktor Roda 4 di Desa Cot Mamplam, Kecamatan Muara Dua. Lahan seluas 40 ha dikelola oleh kelompok tani Ubee Na Daya, telah memasuki olah lahan tahap II (Penghalusan). Olah lahan dengan Traktor Roda 4 memiliki kemampuan olah lahan 2 ha per hari sehingga diperkirakan membutuhkan waktu 20 hari yang disertai olah lahan tahap III (Penanaman).
Plt. Kepala Dinas Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Pangan (DKPPP), Cut Elya Safitri, SKH., MSM., menyampaikan bahwa sangat mendukung kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Produksi Padi melalui penggunaan Alat Mesin Pertanian mendukung program Swasembada Pangan dengan penggunaan Traktor Roda 4, dapat mempercepat pengolahan tanah sehingga waktu tanam diperkirakan pertengahan bulan Agustus. Kedepan diharapkan ketersedian rice transplanter dan combine harvester untuk mendukung percepatan tanam dan panen padi di Kecamatan Muara Dua yang memiliki luas 70 ha, lanjutnya.