Sosialisasi Optimalisasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi dan Penginputan e-RDKK
[Banda Aceh, 7 Oktober 2025] Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Aceh turut serta dalam kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi Tahun Anggaran 2025 dan Sosialisasi Penginputan e-RDKK Tahun Anggaran 2026. Acara ini diselenggarakan pada hari Selasa 7 Oktober 2025 di Hotel Pade, Banda Aceh.
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas penyaluran pupuk bersubsidi dan meningkatkan akurasi data petani melalui aplikasi e-RDKK. Pupuk bersubsidi merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian, dan pemerintah terus berupaya untuk mengoptimalkan penyalurannya kepada petani.
Direktur Pupuk Iskandar Muda dalam sambutannya menekankan pentingnya penyaluran pupuk bersubsidi yang tepat sasaran. Sementara itu, Komisi IV DPR RI dari Aceh, T. A. Khalid, mengarahkan agar penyaluran pupuk bersubsidi dilakukan secara transparan dan akuntabel. Selain fokus pada pupuk anorganik, sosialisasi juga membahas pupuk organik yang disampaikan oleh ketua Himpunan Mitra Produksi Pupuk Organik (HIMPO) Sarwoto.
Hingga tanggal 7 Oktober 2025, secara nasional telah tersalurkan 136.305 ton pupuk atau sekitar 51% dari alokasi nasional. Di Provinsi Aceh, serapan pupuk urea mencapai 55% dari alokasi dan untuk pupuk NPK mencapai 63%. Namun, masih diperlukan upaya untuk meningkatkan serapan pupuk bersubsidi, salah satunya dengan melakukan updating data petani di e-RDKK.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Direktur Pupuk Direktorat Jenderal Prasarana Pertanian Kementerian Pertanian Jeckvy Hendra, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Proponsi Aceh Cut Huzaimah, Staf Ahli Menteri Pertanian Pamuji Lestari, dan Kepala BRMP Aceh Rachman Jaya.