Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan Provinsi Aceh Tahun 2026
[Banda Aceh, 8 Oktober 2025] Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Aceh menggelar Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan Provinsi Aceh Tahun 2026 di Ballroom Hermes Palace Hotel, Banda Aceh. Acara ini bertujuan membangun sinergi dan kolaborasi antara stakeholder untuk mencapai target swasembada pangan.
Workshop ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh, Kepala Pusat BRMPKH yang juga merangkap Penanggung Jawab Swasembada Pangan, serta peserta aktif dari stakeholder terkait, seperti BMKG Aceh, BPS Aceh, Kepala Dinas Pengairan Aceh, BWS Aceh, dan Kepala Dinas Pertanian dari kabupaten/kota se Propinsi Aceh serta koordinator data dari kabupaten/kota se Propinsi Aceh.
Dalam acara ini, juga dilakukan pembahasan tentang data rancangan tanam dan panen untuk masa tanam Oktober 2025-September 2026. Selain itu, dilakukan juga pemberiaan penghargaan kepada kabupaten/kabupaten terbaik yang memiliki kinerja luar biasa dalam meningkatkan produksi tanaman pangan.
Kabupaten Pidie, Aceh Utara, dan Aceh Besar menjadi yang terbaik dalam kategori LTT paling tinggi tahun 2024-2025, sementara Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Tenggara, dan Pidie Jaya menjadi yang terbaik dalam kategori partisipasi aktif secara tertib dan tepat waktu.
Produktivitas tanaman pangan di Provinsi Aceh mencapai 5,3 ton per hektar, dengan perkiraan produksi gabah kering sebesar 56,5 juta ton. Dalam rangka mewujudkan swasembada pangan, Provinsi Aceh juga menerima bantuan benih sebanyak 72.267 unit, pompa air sebanyak 266 unit, dan bantuan lainnya.
Saat ini, Provinsi Aceh telah mencapai 72% dari target pembentukan Brigade Pangan (BP) tahun 2025, dengan jumlah BP yang terbentuk sebanyak 62 kelompok. Sampai September 2025, luas tanam padi mencapai 324.741 Ha, dengan luas panen sebesar 308.504 Ha dan produktivitas sebesar 5,5 ton per Ha.