• Jl. Panglima Nyak Makam
  • 082160061211
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Buletin
    • Bunga Rampai
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • LAYANAN
Thumb
58 dilihat       01 Agustus 2026

BRMP Aceh Perkuat Kolaborasi Percepat Rehabilitasi Sawah Pascabencana

Banda Aceh – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Aceh mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana yang diselenggarakan Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh di Banda Aceh, pada Jumat, 31 Juli 2026. Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mempercepat pemulihan lahan pertanian terdampak bencana agar kembali produktif.

Rapat koordinasi dihadiri Kepala Biro Perencanaan Kementerian Pertanian beserta jajaran, perwakilan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Direktorat Jenderal Perkebunan, Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, kepala dinas yang membidangi pertanian kabupaten/kota se-Aceh, BRMP Aceh, serta BPTU-HPT Indrapuri.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh yang menegaskan pentingnya percepatan rehabilitasi lahan pertanian pascabencana agar petani dapat segera kembali berproduksi dan produktivitas pertanian tetap terjaga. Koordinasi lintas sektor dinilai menjadi langkah penting untuk menyelaraskan program dan mempercepat pelaksanaan penanganan di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BRMP Aceh, Firdaus, menegaskan bahwa rehabilitasi dan rekonstruksi sawah memerlukan kolaborasi yang kuat antara kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, percepatan penanganan lahan yang mengalami kerusakan akan berdampak langsung terhadap keberlangsungan usaha tani dan peningkatan produksi pangan.

"Kita perlu memperkuat kerja sama lintas kementerian dan lembaga untuk menyelesaikan penanganan lahan yang mengalami kerusakan berat, sehingga petani dapat segera kembali mengolah lahan dan melakukan penanaman. Semakin cepat lahan pulih, semakin cepat pula produksi pangan dapat ditingkatkan," ujar Firdaus.

Firdaus juga menekankan pentingnya sinkronisasi program Kementerian Pertanian dengan Balai Wilayah Sungai (BWS), khususnya dalam pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi. Sinergi tersebut diharapkan mampu memastikan ketersediaan air hingga ke lahan pertanian sehingga proses budidaya dapat berlangsung secara optimal dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan Kementerian Pertanian mengajak seluruh jajaran untuk terus memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat pemulihan sektor pertanian di Aceh melalui pelaksanaan program yang tepat sasaran, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat tani.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun langkah terpadu dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi lahan pertanian terdampak bencana. Sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu mempercepat pemulihan sektor pertanian sekaligus mendukung peningkatan produksi menuju swasembada pangan yang berkelanjutan.

Prev Next

- Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Aceh


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Aceh Terapkan Sistem Tanam PM-AAS di Aceh Selatan untuk Percepat Swasembada Pangan
    31 Jul 2026 - By Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Aceh
  • Thumb
    Sosialisasi PM-AAS di Nagan Raya Perkuat Sinergi Wujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan
    30 Jul 2026 - By Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Aceh
  • Thumb
    BRMP Aceh Perkuat Koordinasi Bantuan Pakan Ternak Terdampak Bencana
    30 Jul 2026 - By Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Aceh
  • Thumb
    Dosen USK Laksanakan Monitoring dan Evaluasi Mahasiswa Magang di IP2MP Gayo
    30 Jul 2026 - By Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Aceh

tags

#Agromodern #BRMPAceh #KementerianPertanian

Kontak

082160061211
082160061211
[email protected]

Jl. Panglima Nyak Makam No.27, Kota Baru - Kec. Kuta Alam Kota Banda Aceh - Aceh Indonesia
23125

https://aceh.brmp.pertanian.go.id/

© 2025 - 2026 Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Aceh. All Right Reserved