Gerakkan Tanam PM AAS Menuju 1 juta hektar di Aceh Jaya
BRMP Aceh yang melakukan gerakkan tanam Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM AAS) di Desa Harapan, Kec. Panga, Kabupaten Aceh Jaya dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Jaya, Safwandi dan Plt.Kepala Distanbun Aceh, Azanuddin Kurnia, Kepala BPS Aceh Jaya, Kepala Dinas Pertanian Aceh Jaya, Katimker Penyuluh Aceh Jaya, Koramil Panga, Kapolres Panga, Camat Panga, penyuluh pertanian dan petani.
Kehadiran bupati Aceh Jaya dan kepala dinas pertanian Aceh merupakan wujud kolaborasi, komitmen dan dukungan terhadap pengembangan PM AAS di Kabupaten Aceh Jaya. Dukungan penerapan PM AAS juga diwujudkan dengan tanam bersama di lahan sawah yang menjadi lokasi pengembangan PM AAS.
Plt. Kadistanbun Aceh menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian pada dasarnya terus mendukung pengembangan pertanian di Aceh mulai dari rehabilitasi lahan sawah terdampak bencana sampai pengembangan teknologi budidaya yang dapat meningkatkan pendapatan petani melalui program PM AAS. Program Kementerian Pertanian harus mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi sampai pemerintah Daerah sehingga program dapat sejalan dengan tujuan pengembangan pertanian di daerah.
Kepala BRMP Aceh menyampaikan bahwa PM AAS merupakan upaya lanjutan Kementerian Pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan petani setelah swasembada pangan. Swasembada pangan harus mampu meningkatkan pendapatan ekonomi petani dengan peningkatan produktivitas dan efisiensi biaya produksi. PM AAS mengadopsi sistem tanam rapat yang presisi dari segi pengairan, penanaman, pemupukan hingga pemanenan. PM AAS mengutamakan sistem tanam benih langsung (tabela) dengan jarak tanam rapat untuk peningkatan jumlah populasi tanaman dari 160 ribu - 300 ribu per hektar mencapai 800 ribu - 1 juta per hektar.
Bupati Aceh Jaya dalam sambutannya menyampaikan bahwa PM AAS merupakan program strategis Kementerian Pertanian yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani sehingga perlu diterapkan dengan sungguh-sungguh dengan pendampingan penyuluh pertanian. Pendampingan sangat dibutuhkan mulai dari cara penanaman, pemupukan yang seimbang dari segi dosis dan waktu serta penanganan pasca panen sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi hasil panen.
Safwandi juga menyampaikan apresiasi kepada BRMP Aceh yang telah menginisiasi perapan PM AAS di Aceh Jaya, yang diharapkan terus dikembangkan ke seluruh kecamatan di Aceh Jaya.