Koordinasi dan Survei CPCL, Percepat Produksi Benih Padi
Menindaklanjuti Arah Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Aceh untuk mengejar capaian target produksi benih padi sebesar 100 ton, tim pelaksana melakukan koordinasi dan survei calon petani calon lokasi (CPCL) di Aceh Jaya untuk mengejar musim tanam (MT) I. Kordinasi dan suvei dilakukan bersama Koordinator Wilayah X Pengawas Benih Tanaman (PBT) Aceh Jaya, Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (BPSBTPHP) Aceh.
Penanggungjawab kegiatan, Asis bersama tim melakukan survei lokasi dan petani yang akan bekerjasama untuk produksi benih padi. “Pada MT I, kami melakukan suvei CPCL di daerah-daerah yang masih belum tanam, karena hampir sebagian besar wilayah sentral produksi padi di Aceh telah selesai tanam,” ujar Asis. Salah satu daerah yang belum melakukan penanaman adalah Desa Tuwi Empeuk, Kecamatan Panga, Aceh Jaya dengan luas lahan 10 Ha. Calon lahan memiliki irigasi teknis yang terairi sepanjang tahun, dan kelompok memiliki kemampuan produksi benih padi.
Ketua kelompok tani Cot Raya, Supriadi menyampaikan bahwa tahun 2025 kelompok Cot Raya memproduksi benih padi kelas ES (Extension Seed/Benih Sebar) dengan varietas Inpari 32, sehingga jika MT I ini bisa bekerjasama dengan BRMP Aceh untuk produksi benih, maka kami bersedia.
Hasil survei CPCL menjadi salah satu dasar penentuan lokasi dan petani yang menjadi mitra produksi benih BRMP Aceh.