Rapat Koordinasi Swasembada Pangan Aceh: Fokus pada LTT dan Bantuan Benih
Rapat Koordinasi Kegiatan Swasembada Pangan Provinsi Aceh yang digelar pada Kamis, 19 Februari 2026, membahas upaya meningkatkan produksi padi dan mengatasi dampak bencana hidrometereologi yang melanda Aceh. Kepala Dinas Pertanian Provinsi Aceh, yang diwakili oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan, Syafrizal, melaporkan bahwa sebanyak 27.364 Ha sawah rusak akibat bencana, dengan lebih dari 14 ribu Ha sudah mendapat bantuan benih.
Kapus BRMP PKH, Agus Susanto, yang merupakan penanggungjawab (PJ) propinsi Aceh untuk kegiatan swasembada pangan berkelanjutan, menekankan pentingnya koordinasi antara PJ kabupaten/kota dan Ketua Tim Kerja (Katimker) di kabupaten/kota untuk mencapai target LTT Februari 2026. Saat ini, Aceh berada di posisi ke-10 di kluster 1 dengan capaian masih sekitar 30%.
Kepala BBRMP Aceh, Firdaus, menyoroti perbedaan angka luas panen penyuluh dengan BPS dan meminta PJ berkoordinasi dengan Katimker untuk menelusuri potensi luas tambah tanam. Beberapa kabupaten/kota melaporkan kendala, seperti kerusakan jaringan irigasi, kelangkaan pupuk, dan kebutuhan benih. Rapat ini diharapkan dapat meningkatkan produksi padi dan swasembada pangan di Aceh.