TERAPKAN SISTEM TANAM PADI PM AAS DI LAHAN BENCANA, BRMP ACEH DUKUNG PEMULIHAN PETANI DI ACEH UTARA
Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Aceh menerapkan metode PM-AAS (Pertanian Modern - Advanced Agricultural System) di lahan bekas banjir di Desa Rambong Payong, Kecamatan Sawang, Aceh Utara. Hal ini dilakukan sebagai langkah taktis untuk mempercepat pemulihan (rehabilitasi) lahan sawah terdampak bencana dan mendukung ketahanan pangan nasional melalui program swasembada pangan berkelanjutan.
Acara ini dihadiri langsung Kepala BBRMP Aceh Firdaus, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Kadistanpan) Aceh Utara Erwandi, Ketua Tim Kerja Penyuluhan Kabupaten Mukhsen, serta Muspika Kecamatan Sawang dan seluruh anggota kelompok tani serta masyarakat Desa Rambong Payong.
Kepala BBRMP Aceh menyebutkan bahwa Teknologi Sistem Tanam PM-AAS merupakan salah satu program Kementerian Pertanian dalam mendukung percepatan swasembada pangan melalui peningkatan produktivitas pertanian, khususnya pada komoditas padi.
“Target utama penerapan PM AAS ini adalah untuk meningkatkan produksi padi petani sehingga pendapatan petani bisa lebih meningkat. Ini harapan Bapak Menteri Pertanian (Mentan) dari tujuan penerapan teknologi PM-AAS tersebut” sebut Firdaus.
Firdaus menambahkan bahwa Mentan sangat komit untuk membantu pemulihan lahan terdampak bencana banjir dapat segera selesai dan produktif kembali pasca bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu yang menimpa Aceh terutama Aceh Utara yang termasuk kabupaten terparah.
Pada kesempatan tersebut, Kadistanpan Aceh Utara mendukung penuh pelaksanaan difusi inovasi sistem tanam PM AAS di wilayah Kabupaten Aceh Utara. Menurut Erwandi, penerapan sistem tanam tersebut harus didampingi secara intensif di lapangan oleh BRMP Aceh dan para penyuluh pertanian lapangan (PPL) agar petani terarah dan tidak dalam penerapan di lapangan.
“Tentu kami Pemerintah Daerah sangat mendukung penerapan metode PM AAS ini agar produksi petani kami dapat meningkat. Oleh karenanya, kami berharap PPL harus memastikan lahan bekas bencana tersebut untuk diidentifikasi kembali terkait unsur hara yang tersedia pasca bencana”, harap Erwandi.
Acara tersebut dirangkai dengan Tanam Perdana, Sosialisasi dan materi terkait PM AAS yang disampaikan Husaini Yusuf selaku Penanggung Jawab (PJ) Program Swasembada Pangan Berkelanjutan Kementerian Pertanian di Kabupaten Aceh Utara.