BRMP Aceh Kawal Pemulihan Sektor Pertanian Pascabencana di Kota Langsa
[Langsa, 24 Oktober 2026] Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Aceh melaksanakan pengawalan pemulihan sektor pertanian pascabencana di Desa Asam Peutik dan Desa Meurandeh, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, pada 23–24 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan memantau perkembangan pemulihan sektor pertanian sekaligus mengidentifikasi kebutuhan dan kendala yang dihadapi petani di wilayah terdampak.
Dalam kegiatan tersebut, tim BRMP Aceh bersama Katimker Penyuluh, penyuluh pertanian, ketua kelompok tani (poktan), petani, serta dinas terkait melakukan peninjauan langsung ke lapangan untuk melihat kondisi pertanian dan perkembangan pemulihan aktivitas usaha tani. Berdasarkan hasil pemantauan, proses pemulihan di kedua desa menunjukkan perkembangan yang baik.
Kegiatan pengawalan ini menjadi bagian penting dalam memastikan proses pemulihan sektor pertanian berjalan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan. Melalui koordinasi dan sinergi antarpihak, berbagai kendala yang masih dihadapi dapat diidentifikasi sehingga langkah tindak lanjut dapat dirumuskan secara tepat dan terarah.
Selain memantau perkembangan pemulihan, keterlibatan penyuluh pertanian, kelompok tani, dan dinas terkait juga diharapkan dapat memperkuat pendampingan kepada petani agar kegiatan usaha tani dapat kembali berjalan secara bertahap. Dukungan dan koordinasi yang berkelanjutan diperlukan untuk memulihkan produktivitas pertanian serta menjaga keberlangsungan mata pencaharian masyarakat tani.
Sektor pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian masyarakat dan ketahanan pangan. Oleh karena itu, percepatan pemulihan sektor pertanian pascabencana menjadi salah satu langkah penting untuk mengembalikan aktivitas produksi dan memperkuat ketahanan usaha tani di wilayah terdampak.
Melalui kegiatan ini, BRMP Aceh bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen mendukung percepatan pemulihan sektor pertanian di Kota Langsa. Dengan kerja sama dan koordinasi yang berkelanjutan, pemulihan pertanian di Desa Asam Peutik dan Desa Meurandeh diharapkan dapat berlangsung secara optimal sehingga petani dapat kembali menjalankan usaha tani dan meningkatkan produktivitasnya.