BRMP Aceh Melakukan Pendampingan Bantuan Kemanusiaan Kementan di Lanud Iskandar Muda Aceh
Aceh Besar, 7 Desember 2025 — Kementerian Pertanian (Kementan) dan ID FOOD salurkan bantuan kemanusiaan melalui Pangkalan TNI Angkatan Udara Sultan Iskandar Muda sebagai pusat distribusi logistik untuk wilayah terdampak. Bantuan disalurkan untuk korban bencana Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai upaya percepatan pemulihan pascabencana yang terus dilakukan pemerintah. Bantuan mencakup kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mie instan, sosis siap saji, serta air mineral. Paket tersebut dikirim melalui jalur udara dengan dukungan penuh TNI AU.
Distribusi dilakukan secara bertahap ke daerah yang paling membutuhkan, termasuk Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, dan Bener Meriah. Mekanisme percepatan penyaluran dilakukan untuk memastikan logistik darurat dapat segera diterima masyarakat tanpa hambatan. Kementan mengkoordinasikan gudang pangan nasional serta mobilisasi armada logistik. Langkah ini dilakukan untuk menjamin ketersediaan pangan selama masa tanggap darurat serta mencegah terjadinya kelangkaan di wilayah terdampak.
Penyaluran bantuan ini sejalan dengan arahan Presiden RI dalam Rapat Terbatas Penanganan dan Pemulihan Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar yang digelar di lokasi yang sama pada Minggu, 7 Desember 2025. Presiden menekankan pentingnya kekompakan seluruh unsur pemerintah dan mengingatkan agar proses distribusi bantuan berjalan cepat, tepat sasaran, serta bebas dari penyelewengan.
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, melaporkan bahwa sejumlah wilayah seperti Aceh Tamiang, Aceh Tengah, dan Bener Meriah mulai mendapatkan kembali pasokan listrik, memperkuat upaya pemulihan di lapangan. Dengan penguatan koordinasi pemerintah pusat, daerah, TNI, Polri, dan BUMN pangan, bantuan kemanusiaan diharapkan dapat terus menjangkau masyarakat terdampak bencana dengan lebih efektif.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memantau kondisi di lapangan serta memastikan seluruh kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi selama masa pemulihan.