Gerakan Panen Raya Aceh Jaya 2025: Upaya Meningkatkan Perekonomian Petani
[Aceh Jaya, 27 Agustus 2025] Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya menggelar Gerakan Panen Raya 2025 yang dihadiri oleh Bupati Aceh Jaya, Kapolres, Dandim 0114, Kadistanbun Aceh, Kepala BRMP Aceh, Kadistan Aceh Jaya, Anggota DPRK, Direktur Sang Hiyang Seri, Direktur Pupuk Indonesia, dan BPS Aceh Jaya.
Gerakan Panen Raya ini dilaksanakan di dua desa, yaitu Kareung Ateuh dan Meudang Ghon, dengan melibatkan lima Poktan (Kelompok Tani) dan luas lahan 120 hektar. Berdasarkan laporan Kadistan Aceh Jaya, produktivitas rata-rata mencapai 5,2 ton per hektar, dengan target produksi 60 ton.
Kadistan Aceh Jaya juga menyebutkan bahwa pada tahun 2025 ini, Poktan Jaya Tani akan menggarap lahan seluas 170 hektar, sedangkan Poktan Kolam Udara akan menggarap lahan seluas 120 hektar, sehingga total lahan yang akan digarap mencapai 290 hektar. Untuk mendukung sektor pertanian, pemerintah akan menyiapkan sarana produksi seperti embung dan jaringan irigasi.
Tokoh masyarakat yang hadir, Rusli Neh, berharap okasi panen raya ini dapat menjadi contoh bagi petani lainnya. Namun, ia juga menyebutkan bahwa kekurangan air menjadi kendala utama dalam pertanian di daerah tersebut. Oleh karena itu, harapannya pemerintah dapat menormalisasikan sungai yang sudah dangkal dan membantu petani dengan alsintan berupa traktor dan combine harvester.
Bupati Aceh Jaya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan program swasembada pangan. Ia juga menekankan pentingnya dukungan PPL dan sistem pertanian modern untuk meningkatkan produksi dan pendapatan petani. Menurutnya, Gerakan Panen Raya ini adalah titik awal untuk menciptakan dan memperbaiki ekonomi petani dan perekonomian bangsa.
Dengan adanya Gerakan Panen Raya ini, diharapkan perekonomian petani di Aceh Jaya dapat meningkat dan menjadi contoh bagi daerah lainnya.