Pengawalan dan Pendampingan untuk Peningkatan Produksi Padi Gogo di Nagan Raya
[Nagan Raya, 13 November 2025] Dalam rangka mendukung program strategis Kementerian Pertanian (Kementan), Tim Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Aceh melaksanakan pengawalan swasembada pangan melalui kegiatan pendampingan di Kabupaten Nagan Raya. Kegiatan ini difokuskan pada pengawasan lokasi tanam padi gogo, sosialisasi teknis kepada penyuluh dan petani, serta koordinasi perkembangan swasembada pangan di wilayah tersebut.
Pada kunjungan ini, Tim BRMP Aceh didampingi penyuluh pertanian dan petani setempat. Hadir pula Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Nagan Raya, Ketua kelompok koperasi/kelompok tani, serta unsur pendukung dari Yonif TP 856/SBS. Sinergi lintas pihak tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran implementasi program strategis Kementan.
Kegiatan pengawalan dilaksanakan di tiga lokasi, dimulai dari Blang Teungoh, Kecamatan Kuala, yang menjadi titik pemantauan Brigade Pangan 1 dan 2, dimana Tim BRMP Aceh bersama Kepala Dinas Pertanian dan unsur Yonif TP 856/SBS. Selanjutnya, melanjutkan pengawasan ke Ujong Fatihah, Kecamatan Kuala, untuk mengecek kondisi tanaman padi gogo seluas 4 Ha dan memastikan proses budidaya berjalan sesuai arahan teknis. Kunjungan terakhir dilakukan di BPP Pertanian Seunagan Timur, Blang Panyang, dengan agenda sosialisasi padi gogo kepada penyuluh, serta koordinasi terkait progres swasembada pangan, termasuk capaian LTT, Oplah, dan langkah percepatan tanam di wilayah tersebut.
Hingga bulan November 2025, tercatat perkembangan positif produksi padi gogo di Kabupaten Nagan Raya mencapai 21 Ha. Melalui kegiatan pendampingan ini, BRMP Aceh berharap kolaborasi yang terbangun dapat semakin memperkuat upaya peningkatan produksi pangan, sekaligus memastikan keberlanjutan program strategis Kementerian Pertanian di Kabupaten Nagan Raya. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, petani, dan unsur pendukung lainnya menjadi kunci dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern.