Percepat Cetak Sawah Rakyat 2026, BPLIP Medan dan BRMP Aceh Evaluasi di Aceh Jaya
ACEH JAYA – Langkah nyata memperkuat ketahanan pangan dan memperluas kawasan baku sawah terus diakselerasi. Tim Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Aceh menghadiri Rapat Evaluasi dan Percepatan Pekerjaan Cetak Sawah Rakyat (CSR) Kabupaten Aceh Jaya yang berlangsung di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Jaya, Kamis (30/7/2026).
Pertemuan penting ini diselenggarakan oleh Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Kelas I Medan sebagai tindak lanjut atas surat undangan resmi Nomor 409/PL.020/J.7/07/2026. Fokus utamanya adalah memacu realisasi pelaksanaan konstruksi program CSR pada Tahun Anggaran 2026 agar berjalan optimal.
Rapat koordinasi ini menghadirkan jajaran pemangku kepentingan kunci secara lintas sektoral. Hadir dalam kesempatan tersebut Tim Teknis Provinsi Aceh, Tim Teknis BRMP Aceh, Tim Teknis Kabupaten Aceh Jaya, para penyuluh pertanian, konsultan pengawas, hingga penyedia jasa pelaksana pekerjaan di lapangan.
Berbagai agenda strategis dibahas secara mendalam dalam forum tersebut, antara lain:Evaluasi Progres Fisik: Meninjau secara mendalam capaian pengerjaan lahan di lapangan guna memetakan persentase realisasi konstruksi;Identifikasi Kendala: Mengurai hambatan teknis maupun non-teknis yang dihadapi para pelaksana di lokasi pengerjaan; Langkah Akselerasi: Merumuskan strategi dan tindakan konkret untuk mempercepat penyelesaian proyek sesuai target timeline; Penguatan Sinergi: Mempererat koordinasi lintas lembaga agar seluruh proses pengerjaan memenuhi standar tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran.
Keterlibatan aktif BRMP Aceh dalam kegiatan ini menegaskan komitmen berkelanjutan dalam mendukung suksesnya Program Cetak Sawah Rakyat. Langkah strategis ini diharapkan tidak hanya mampu menambah luas lahan pertanian produktif di Aceh Jaya, tetapi juga menjadi pilar utama dalam mewujudkan swasembada pangan serta memantapkan ketahanan pangan secara nasional. Melalui kolaborasi yang solid antar entitas terkait, target pembangunan infrastruktur pertanian ini optimistis dapat rampung secara tepat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat petani.