BRMP Aceh Perkuat Sinergi Program Swasembada Pangan di Kota Langsa
Langsa – Sebagai bagian dari upaya mendukung percepatan swasembada pangan nasional, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Aceh melaksanakan kegiatan koordinasi Program Strategis Kementerian Pertanian di Kota Langsa pada 17–20 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi pelaksanaan program sekaligus memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi sektor pertanian di daerah sebagai dasar penyusunan langkah tindak lanjut yang lebih efektif.
Selama berada di Kota Langsa, tim BRMP Aceh membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan yang terlibat dalam pembangunan pertanian. Berkesempatan hadir langsung kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan kota Langsa dan didampingi kepala bidang. Berbagai informasi mengenai potensi wilayah, kondisi aktual di lapangan, serta kebutuhan dalam mendukung peningkatan produksi pangan dihimpun sebagai bahan evaluasi dan perencanaan program ke depan. Pendekatan ini diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang lebih sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan daerah.
Selain koordinasi, tim juga melakukan peninjauan lapangan untuk melihat secara langsung pelaksanaan kegiatan pertanian di beberapa lokasi bersama Katimker Penyuluh Pertanian kota Langsa. Kunjungan tersebut difokuskan pada identifikasi faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas pertanian, mulai dari kondisi jaringan irigasi, pemanfaatan alat dan mesin pertanian, hingga kesiapan petani dalam mendukung program pemerintah. Temuan di lapangan kemudian menjadi bahan diskusi bersama petugas teknis guna merumuskan solusi terhadap berbagai kendala yang masih dihadapi.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, BRMP Aceh berharap koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pelaksana di lapangan semakin terintegrasi sehingga pelaksanaan program strategis Kementerian Pertanian dapat berjalan lebih efektif. Kolaborasi yang kuat diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas pertanian serta mempercepat pencapaian target swasembada pangan, khususnya di Kota Langsa dan Provinsi Aceh pada umumnya.