BRMP Aceh Terima Mahasiswa Magang USK, Perkuat Kolaborasi Pengembangan SDM Pertanian
Banda Aceh – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Aceh menerima tujuh mahasiswa Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) dalam kegiatan serah terima mahasiswa magang yang berlangsung di Aula BRMP Aceh, pada Senin, 6 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BRMP Aceh dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) pertanian melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi.
Serah terima mahasiswa magang dihadiri oleh Kepala Bagian Tata Usaha BRMP Aceh Rizki Ardiansyah, Ketua Tim Kerja Pengelolaan Kerja Sama, Ketua Kelompok Penerapan dan Penilaian Kesesuaian Elviwirda, Ketua Tim Kerja Layanan dan Penilaian Kesesuaian Didi Darmadi, serta perwakilan Departemen Agroteknologi Fakultas Pertanian USK yang dipimpin Sekretaris Departemen, Nanda Mayani.
Dalam sambutannya, Rizki Ardiansyah menyampaikan bahwa BRMP Aceh menyambut baik kehadiran mahasiswa magang sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dengan instansi pemerintah. Menurutnya, kegiatan praktik lapang menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman nyata sekaligus memahami peran BRMP Aceh dalam mendukung penerapan modernisasi pertanian dan pembangunan sektor pertanian nasional.
Selama kurang lebih empat minggu, para mahasiswa akan mengikuti berbagai kegiatan di lingkungan BRMP Aceh sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik. Dalam sesi pembekalan, Didi Darmadi memperkenalkan tugas dan fungsi BRMP Aceh, ruang lingkup kegiatan balai, serta berbagai program strategis yang dilaksanakan, termasuk pengelolaan Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) dan kegiatan penerapan modernisasi pertanian. Ia juga menjelaskan mekanisme pelaksanaan magang agar mahasiswa dapat mengikuti setiap tahapan kegiatan secara optimal sesuai tujuan pembelajaran.
Sementara itu, Elviwirda menekankan pentingnya kedisiplinan dan profesionalisme selama menjalani praktik lapang. Mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dengan budaya kerja di lingkungan BRMP Aceh, mematuhi ketentuan yang berlaku, termasuk terkait kehadiran, serta aktif berinteraksi dengan seluruh pegawai agar memperoleh pengalaman belajar yang maksimal.
Mewakili Fakultas Pertanian USK, Nanda Mayani menyampaikan apresiasi kepada BRMP Aceh atas dukungan dan kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa untuk melaksanakan praktik lapang. Menurutnya, program magang merupakan bagian penting dari proses pembelajaran karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan ke dalam kondisi nyata di lapangan. Ia berharap para mahasiswa dapat memperoleh pengalaman, pengetahuan, dan keterampilan yang bermanfaat selama mengikuti kegiatan di BRMP Aceh.
Melalui program magang ini, BRMP Aceh terus memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi sebagai upaya mendukung peningkatan kapasitas generasi muda di bidang pertanian. Sinergi tersebut diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga pengalaman praktis, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap berkontribusi dalam mewujudkan pertanian Indonesia yang maju, mandiri, dan modern.