Kementerian Pertanian Laksanakan Pengambilan Sumpah PNS dan Pelantikan Jabatan Fungsional
Jakarta– Kementerian Pertanian melaksanakan Pengambilan Sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pelantikan Jabatan Fungsional lingkup Kementerian Pertanian, Selasa, 5 Mei 2026. Kegiatan ini dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Suwandi, serta disaksikan oleh Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono.
Sebanyak 1.128 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi diangkat menjadi PNS pada momentum tersebut. Selain itu, pelantikan jabatan fungsional juga dilaksanakan secara simbolis kepada perwakilan pejabat fungsional di hadapan pejabat berwenang. Dalam sambutannya, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan pentingnya komitmen dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.
“Pengabdian yang sungguh-sungguh akan selalu menemukan jalannya. ASN dituntut tidak hanya siap, tetapi juga berinisiatif dan memberi solusi,” ujarnya.
Seluruh rangkaian acara berlangsung secara khidmat, mulai dari pembacaan naskah pelantikan, pengambilan sumpah jabatan, hingga pembacaan dan penandatanganan Pakta Integritas. Melalui Pakta Integritas tersebut, para PNS dan pejabat fungsional yang dilantik menyatakan komitmennya untuk menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan akuntabel, serta berperan aktif dalam pencegahan korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama, di antaranya Kepala Biro Organisasi dan SDM Aparatur serta Sekretaris Inspektorat Jenderal sebagai saksi pelantikan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara hybrid, dengan sebagian peserta hadir secara langsung dan sebagian lainnya mengikuti secara daring melalui platform Zoom. Di lingkup Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Aceh, sebanyak enam orang pegawai yang mengikuti secara daring turut resmi dilantik menjadi PNS pada kesempatan tersebut.
Dengan dilaksanakannya pengambilan sumpah dan pelantikan ini, diharapkan seluruh PNS dan pejabat fungsional yang telah diresmikan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan sektor pertanian. Komitmen tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan pertanian maju, mandiri, dan modern, serta mendukung tercapainya swasembada pangan yang berkelanjutan.