Pastikan Mutu Benih Padi Standar Unggul, Kepala BRMP Aceh Tinjau Gudang Penyimpanan
BANDA ACEH — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Aceh terus berkomitmen menjaga kualitas benih sumber padi guna mendukung ketahanan pangan nasional dan memenuhi kebutuhan petani lokal. Dalam upaya memastikan benih yang didistribusikan tetap berada pada performa terbaiknya, Kepala BRMP Aceh, Firdaus, bersama Kepala Bagian Tata Usaha, Rizki Ardiansyah, meninjau langsung penanganan benih pasca-sertifikasi di gudang penyimpanan benih BRMP Aceh.
Tahun ini, BRMP Aceh ditargetkan memproduksi benih sumber padi sebanyak 89 ton, yang terdiri atas 4 ton benih kelas Foundation Seed (FS/BD) dan 85 ton kelas Stock Seed (SS/BP). Sejak Maret 2026, proses produksi benih padi kelas SS/BP varietas Inpari 32 HDB telah berjalan di lahan seluas 6 hektar. Setelah melalui masa tanam hingga panen selama empat bulan, kegiatan tersebut berhasil menghasilkan 15 ton benih padi berkualitas.
Benih sebanyak 15 ton tersebut kini resmi mengantongi sertifikat mutu dari Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSBTPHP) Aceh setelah melewati serangkaian uji lapangan dan laboratorium yang ketat. Dengan terbitnya sertifikasi tersebut, benih varietas Inpari 32 HDB dinyatakan memenuhi standar mutu dan layak didistribusikan kepada penangkar maupun petani di seluruh wilayah Aceh.
Di sela-sela pemantauan, Kepala BRMP Aceh, Firdaus, menegaskan pentingnya pemeliharaan benih pasca-sertifikasi. Menurutnya, sertifikat mutu yang telah diraih harus diimbangi dengan perawatan yang tepat di dalam gudang agar kualitas daya tumbuh dan kemurnian benih tidak menurun sebelum sampai ke tangan petani.
"Hasil produksi benih padi ini sudah sangat layak untuk disalurkan kepada konsumen dan penangkar. Namun, upaya mempertahankan mutu tidak berhenti setelah sertifikat keluar. Penanganan pasca-sertifikasi di ruang penyimpanan menjadi kunci utama," ujar Firdaus.
Firdaus menambahkan bahwa faktor lingkungan seperti kontrol suhu, kelembapan udara, hingga tata letak penumpukan benih di dalam gudang sangat memengaruhi viabilitas benih. Sebagai langkah strategis ke depan, BRMP Aceh merencanakan perbaikan dan modernisasi fasilitas gudang penyimpanan guna mendukung penyediaan benih padi terstandar secara berkelanjutan.