BRMP Aceh Dampingi Pemulihan Lahan Pasca Bencana di Aceh Selatan
Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Aceh melakukan pendampingan kegiatan rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana Sumatera pada kawasan aneka cabai di Kabupaten Aceh Selatan. Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Trumon Tengah. Cut Maisyura menyampaikan bahwa pendampingan dilakukan untuk memastikan bantuan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) Bencana tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran.
Koordinator BPP Trumon Tengah, Syarkani, menyampaikan bahwa sebagian lahan pascabencana masih dalam proses pengolahan dan sebagian telah siap tanam. Hingga saat ini, dari 3,5 ha lahan yang terdampak bencana, sekitar 1,5 hektare lahan telah selesai dilakukan pengolahan lahan.
Setelah koordinasi, tim BRMP Aceh bersama BPP melanjutkan kunjungan lapang ke Poktan Giat Tani yang diketuai Ainal Mahli, untuk melihat langsung kondisi lahan dan kesiapan petani. Sambil menunggu benih dan bantuan sarana produksi (saprodi), lahan yang telah siap tanam sementara dimanfaatkan untuk penanaman jagung.
Bantuan benih dan saprodi hingga saat kunjungan belum diterima dan rencananya akan salur paling lambat akhir bulan Oktober. Begitu juga dengan tanam, rencananya akan tanam di akhir Oktober ini. BRMP Aceh juga mengingatkan agar saat bantuan tiba, proses penerimaan dan penyaluran didokumentasikan menggunakan open camera sebagai bagian dari tertib administrasi dan bukti pelaksanaan kegiatan.
Pendampingan ini diharapkan dapat mendukung percepatan pemulihan lahan dan aktivitas pertanian masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Selatan.