Roguing Generatif I pada produksi benih sumber padi
Pada 21 Mei 2026, tim perbenihan padi BBPMP Aceh telah melakukan rouguing fase vegetatif tahap I pada varietas inpari 32 pada umur 60 HST di lahan sawah petani kooperator seluas 6 ha di desa Tuwi Eumpeuk kecamatan Panga, Aceh Jaya.
Rouguing generatif I pada perbenihan padi merupakan rangkaian kegiatan seleksi tanaman pada fase awal pembungaan dan pengisian bulir untuk menjaga kemurnian varietas. Pada tahap ini, tanaman diamati berdasarkan karakter morfologi seperti panjang malai, bentuk dan warna malai, umur berbunga, bentuk bunga, bentuk dan warna bulir. Tanaman yang menunjukkan penyimpangan dari deskripsi varietas Inpari 32 dilakukan isolasi dengan mencabut tanaman atau memotong rumpun tanama agar tidak berkembang menjadi tanaman campuran varietas lain.
Roguing generatif I merupakan proses pemting dalam seleksi untuk menjaga kemurnian varietas. Perbedaan karakter tanaman pada lahan produksi benih dengan varietas Inpari 32 sudah terlihat jelas pada fase roguing generatif I. Roguing dilakukan secara teliti dan berulang dengan menyusuri lahan secara sistematis.
Selain menjaga kemurnian, rouguing juga meningkatkan keseragaman pertumbuhan tanaman padi pada lahan produksi benih. Tanaman yang seragam memudahkan pengelolaan budidaya dan mendukung hasil calon benih padi yang berkualitas tinggi. Hasil pengamatan lapangan bersama petani kooperator, diperoleh beberapa rumpun tanaman yang tidak sesuai dengan deskripsi varietas Inpari 32 sehingga dilakukan pencabutan untuk mencegah pencampuran varietas lain.
Roguing generartif I dilakukan lebih awal oleh tim produksi benih padi dan kooperator sehingga saat tim pengawas benih BPSBP TPHP Aceh melakukan pengawasan lapangan karakter generatif, tanaman pada lahan produksi benih padi memenuhi syarat kemurnian lapangan.